SUPPORT ONLINE

DIAN CAHAYA Tour & Travel
YULI HANIFAH
Email
cs.dctravel@gmail.com
Ponsel
081285585402
WhatsApp
081285585402
Facebook
447523912073881
Twitter
Google+
Alamat
Jl Tebet Barat Dalam Raya No 40 B
Jakarta Selatan, 12810
DKI Jakarta - Indonesia
Website
https://www.wikipedia.org/
https://www.google.co.id/search?q=umroh+promo+november
https://tumblr.com
https://wordpress.com
https://www.youtube.com/

Paket Umroh Terbaru

banner_hotel-default-sidebanner.jpg

TRAVEL UMROH AKHIR RAMADHAN 2016 DI DAIK LINGGA

travel umroh Akhir Ramadhan 2016 di Daik Lingga PT. DIAN CAHAYA merupakan naungan dari DIAN CAHAYA Travel beralamat Kantor di Jl Tebet Raya Dalam No. 40 C Tebet Jakarta .12810. Kini semakin mantap untuk membantu da

travel umroh Akhir Ramadhan 2016 di Daik Lingga In shaa Allah DIAN CAHAYA TRAVEL akan memberikan pelayanan yang maksimal dan terbaik sehingga Anda sebagai jamaah dari DIAN CAHAYA TRAVEL bisa mencapai kekhusyu'an dalam setiap melaksanakan ibadah umroh maup

travel umroh Akhir Ramadhan 2016 di Daik Lingga


saco-indonesia.com, Koalisi Masyarakat Sipil Selamatkan Mahkamah Konstitusi untuk meminta Dewan Etik MK memeriksa beberapa keganjilan dalam proses pengujian materiil Undang-Undang Mahkamah Konstitusi.   Tindakan MK yang telah menerima pengujian UU MK yang dilakukan oleh beberapa kelompok yang dekat dengan MK ini dinilai telah menabrak prinsip umum dalam hukum, nemo judex in casua sua. Artinya, MK tidak akan bisa menjadi hakim atas dirinya sendiri.   "Ini juga merupakan preseden buruk dalam sejarah konstitusi Indonesia. MK secara telanjang telah mengajarkan kepada publik bagaimana kekuasaan yang dipunyainya digunakan untuk dapat mengakali hukum itu sendiri," kata Bahrain, Koordinator Advokasi YLBHI dalam siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (10/2/2014).   Pasca tertangkapnya mantan Ketua MK, Akil Mochtar, Presiden SBY telah mengeluarkan Perpu No 1 Tahun 2013 tentang Perubahan Kedua atas UU No 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi. Pada intinya, Perpu tersebut telah mengatur dua hal yang selama ini membuat MK rapuh dalam menegakan amanat konstitusi yaitu memperketat seleksi hakim konstitusi dengan membentuk lembaga ad hoc bernama Panel Ahli dan syarat-syarat calon hakim konstitusi, dan membentuk MKHK sebagai instrument pengawasan etik  hakim konstitusi.   Keberadaan Perpu tersebut disambut dengan positif, karena substansi yang diaturnya telah menutup lubang lemahnya sistem di MK selama ini yaitu tidak adanya pengawasan dan buruknya mekanisme seleksi hakim konstitusi.   Meskipun publik dan lembaga-lembaga negara menginginkan perubahan yang lebih baik untuk MK ke depan, namun bagi sebagian hakim MK, secara eksplisit mengatakan akan membatalkannya jika ada pihak-pihak yang mengajukannya ke MK.   Dalam praktiknya, posisi sebagian MK yang akan membatalkan substansi UU MK yang baru tersebut terkonfirmasi dengan jelas dalam beberapa keanehan - keanehan dalam proses pengujian UU MK.   Keanehan pertama terlihat dari sidang pemeriksaan pendahuluan sampai dengan kesimpulan hanya memakan waktu 17 hari. Kedua, sidang pemeriksaan hanya dilakukan satu kali dan langsung ditutup.   Ketiga, MK telah membatasi hanya mengajukan satu orang Ahli. Keempat, MK hanya memberikan kesempatan kepada pihak terkait (Presiden, DPR dan KY) untuk dapat menyampaikan keberatannya secara tertulis hanya dalam waktu 3 hari.   Untuk itu, Koalisi menyatakan mengutuk dengan keras tindakan MK yang telah memilih menjadi hakim terhadap substansi UU (UU MK) yang telah mengatur lembaganya sendiri. "Kami juga telah meminta kepada MK untuk menolak uji materil terhadap pengawasan dan pengetatan seleksi hakim MK yang diajukan oleh beberapa advokat dan akademisi tersebut," kata Bahrain. Editor : Dian Sukmawati
saco-indonesia.com, Debutan Monster Yamaha Tech 3, Pol Espargaro telah mengaku berharap akan bisa mendapatkan perangkat motor yang mirip dengan milik Jorge Lorenzo di dalam uji coba pramusim Malaysia, 4-6 Februari nanti. Dalam debutnya di atas YZR-M1 di dalam uji coba pascamusim Valencia, Spanyol lalu, Espargaro tampil cukup baik. Meski begitu, ia juga mengaku kesulitan dalam mempelajari perangkat elektronik, rem karbon dan ban Bridgestone yang tak ia jamah saat di Moto2. "Ada banyak perangkat yang belum bisa saya jajal di uji coba Valencia lalu," ujarnya. "Mempersiapkan perangkat elektronik juga sangat sulit dan saya ingin mencoba mempelajari ban dan rem karbon. Hal-hal ini juga sangat baru bagi saya, jadi saya sudah tak sabar untuk menanti uji coba Malaysia mendatang." Espargaro pun juga berharap Yamaha mau memberikan perangkat yang mampu untuk membantunya tampil baik di Malaysia nanti. "Saya tak tahu apakah akan mendapat perangkat baru di Malaysia nanti. Jika mendapatkannya, maka perangkat itu akan mirip dengan perangkat Jorge. Hal ini jelas baik, namun saya masih harus beradaptasi," pungkas Espargaro. Editor : Dian Sukmawati
Paket Umroh DIAN CAHAYA TRAVEL Awal Ramadhan Paket Umroh DIAN CAHAYA TRAVEL Akhir Ramadhan Paket Umroh Plus Turki Bersama DIAN CAHAYA TRAVEL Paket Umroh DIAN CAHAYA TRAVEL Bulan Mei Paket Umroh VIP Bersama DIAN CAHAYA TRAVEL Paket Umroh PROMO DIAN CAHAYA TRAVEL Bulan November Paket Haji Berangkat Tahun Ini Bersama DIAN CAHAYA TRAVEL Paket Umroh PROMO DIAN CAHAYA TRAVEL Bulan April Paket Umroh Rombongan Bersama DIAN CAHAYA TRAVEL Paket Umroh PROMO DIAN CAHAYA TRAVEL Bulan Februari