SUPPORT ONLINE

DIAN CAHAYA Tour & Travel
YULI HANIFAH
Email
cs.dctravel@gmail.com
Ponsel
081285585402
WhatsApp
081285585402
Facebook
447523912073881
Twitter
Google+
Alamat
Jl Tebet Barat Dalam Raya No 40 B
Jakarta Selatan, 12810
DKI Jakarta - Indonesia
Website
https://www.wikipedia.org/
https://www.google.co.id/search?q=umroh+promo+november
https://tumblr.com
https://wordpress.com
https://www.youtube.com/

Paket Umroh Terbaru

banner_hotel-default-sidebanner.jpg

TRAVEL UMROH AKHIR RAMADHAN 2016 DI GUNUNG TUA

travel umroh Akhir Ramadhan 2016 di Gunung Tua PT. DIAN CAHAYA merupakan naungan dari DIAN CAHAYA Travel beralamat Kantor di Jl Tebet Raya Dalam No. 40 C Tebet Jakarta .12810. Kini semakin mantap untuk membantu dan

travel umroh Akhir Ramadhan 2016 di Gunung Tua In shaa Allah DIAN CAHAYA TRAVEL akan memberikan pelayanan yang maksimal dan terbaik sehingga Anda sebagai jamaah dari DIAN CAHAYA TRAVEL bisa mencapai kekhusyu'an dalam setiap melaksanakan ibadah umroh maupu

travel umroh Akhir Ramadhan 2016 di Gunung Tua


Saci- Indonesia.com - "Kita harus mengakui, anak selalu berupaya keras mendorong diri mereka dan bekerja keras untuk mencapai tujuan," kata Paul Donahue, PhD, penulis buku Parenting Without Fear: Letting Go of Worry and Focusing on What Really Matters. Jadi, "Satu hal yang perlu diingat adalah proses, bukan produk akhir." Anak Anda mungkin bukan pemain basket terbaik di timnya. Namun jika Anda melihat ia berlatih setiap hari dan berjuang untuk bisa menjadi yang terbaik, Anda harus memuji usahanya itu, terlepas dari apakah timnya menang atau kalah. Memuji usaha anak, bukan hasilnya, juga bisa berarti mengakui anak telah bekerja keras. Misalnya saja saat ia membersihkan halaman, memasak makan malam, atau menyelesaikan tugas pelajaran sejarahnya. Apa pun skenarionya, pujian harus diberikan berdasarkan kasus per kasus dan proporsional. Berikut ini beberapa contoh nyata dari para ahli yang menunjukkan pujian atas prestasi anak: * Jika anak gagal memukul bola (strike) beberapa kali selama pertandingan (softball), tapi kemudian ia berhasil menangkap bola saat permainan berlangsung, ia layak menerima pujian. Anda harus memuji ketahanan dan usahanya mendorong diri untuk mampu melalui keadaan sulit. * Jika anak tidak begitu baik dalam pelajaran matematika, Anda bisa menyarankannya untuk terus berlatih, bukan malah memaksanya belajar matematika sambil memarahinya setiap malam. Berikan pujian pada anak ketika ia melakukan hal lain yang luar biasa. * Putri Anda berhasil menaiki sepeda roda dua setelah ia berlatih berminggu-minggu. Berikan pujian karena ia mampu bertahan dalam latihan. * Ketika anak berhasil melompat jauh saat sedang bermain, puji dia. Tapi jangan berlebihan karena usahanya itu hanyalah sebatas untuk bersenang-senang. Jika anak tidak melakukan upaya khusus, jangan memujinya berlebihan atau Anda bisa tidak memujinya sama sekali. Para ahli juga menyarankan agar para orangtua tidak memuji anak dengan memberikan uang tunai. "Saya percaya setiap orangtua memuji adalah untuk memotivasi anaknya," kata Donahue. "Jika Anda mengatakan kepada anak akan memberikannya uang jika ia mendapatkan nilai A di pelajaran matematika, anak akan melakukannya atas dasar motivasi uang, bukan karena positif ingin berhasil." Berbeda dengan uang, Anda bisa merayakan kerja keras dan prestasi anak dengan melakukan kegiatan yang mereka sukai. Misalnya, “Pergi makan es krim atau atau menonton pertunjukan musik," kata Donahue. Editor :Liwon Maulana Sumber:Kompas  
Majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, menolak keberatan (eksepsi) yang diajukan oleh terdakwa dalam kasus dugaan suap pengurusan sengketa pemilihan kepala daerah Kabupaten Lebak, Banten, dan Pilkada Lampung Selatan, Susi Tur Andayani alias Uci. "Menyatakan keberatan terdakwa Susi Tur Andayani tidak dapat diterima. Menyatakan surat dakwaan jaksa penuntut umum sah sebagai dasar untuk memeriksa dan memutus perkara," tegas ketua majelis hakim, Gosen Butar-Butar, saat membacakan putusan sela di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (10/3/2014). Sementara, anggota majelis hakim 3, Sofialdi, telah mengajukan perbedaan pendapat dalam putusan sela itu. Menurutnya, surat dakwaan jaksa penuntut umum terhadap Susi Tur Andayani tidak cermat dan kabur. Sebabnya adalah, pasal yang disangkakan buat Susi tidak tepat. "Ada ketidaksesuaian dari uraian tindak pidana dengan dakwaan. Terdakwa bukan pelaku turut serta. Justru terdakwa seharusnya didakwa sebagai penerima dengan Akil Mochtar. Surat dakwaan itu obscuur (kabur) dan harus dibatalkan," jelas Hakim Sofialdi. Hakim Sofialdi telah menambahkan, seharusnya jaksa mendakwa Susi dengan pasal penyuapan khusus terhadap hakim melalui advokat. Yakni Pasal 6 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 6 ayat 2 Undang-Undang pemberantasan tindak pidana korupsi, dan bukan Pasal 12 huruf c. "Dakwaan kesatu dan kedua tidak cermat. Terdakwa seharusnya didakwa dengan pasal suap khusus terhadap hakim. Apalagi yang memberi suap adalah advokat," terang Hakim Sofialdi. Namun demikian, Hakim Ketua Gosen Butar-Butar tetap menyatakan surat dakwaan jaksa penuntut umum dan sah. "Ada perbedaan wajar. Tetapi musyawarah diambil dengan suara terbanyak. Atas putusan ini terdakwa juga berhak mengajukan upaya hukum, tapi bersamaan dalam putusan akhir," sambung Hakim Ketua Gosen Butar-Butar. Sidang lanjutan Susi Pemeriksaan perkara dilanjutkan pada Senin 17 Maret pekan depan, dengan agenda menghadirkan saksi.
Paket Umroh DIAN CAHAYA TRAVEL Awal Ramadhan Paket Umroh DIAN CAHAYA TRAVEL Akhir Ramadhan Paket Umroh Plus Turki Bersama DIAN CAHAYA TRAVEL Paket Umroh DIAN CAHAYA TRAVEL Bulan Mei Paket Umroh VIP Bersama DIAN CAHAYA TRAVEL Paket Umroh PROMO DIAN CAHAYA TRAVEL Bulan November Paket Haji Berangkat Tahun Ini Bersama DIAN CAHAYA TRAVEL Paket Umroh PROMO DIAN CAHAYA TRAVEL Bulan April Paket Umroh Rombongan Bersama DIAN CAHAYA TRAVEL Paket Umroh PROMO DIAN CAHAYA TRAVEL Bulan Februari